15 January, 2011

Cintamu Tak Semurni Bensinku

Kadang geli rasanya, kalau melihat beberapa tulisan di warung pinggir jalan atau di pintu box truk antarkota dan beberapa penutup ban mobil angkutan. Tak jarang kita temui kata-kata atau tulisan yang dibuat lucu, parodis atau bahkan asal-asalan. Kutunggu Jandamu, mungkin adalah semboyan yang paling terkenal dan banyak diingat. Tapi jangan salah, banyak juga tulisan lucu lainnya yang juga gampang diingat: Buronan Mertua, Tawanan Mertua, Asal Babe Senang, Buron Nusa Kambangan, dan lain sebagainya. Belakangan tulisan-tulisan yang banyak dianggap orang 'norak' ini dibikin sebagai judul lagu atau film Indonesai. Hmm.

08 December, 2010

November Basah, Desember Lembab

November yang basah telah usai, dan inilah aku, aku yang akan menghadap pada bulan di ujung tahun.

Seperti biasa, kita akan merutuki waktu yang selalu terasa berlalu cepat. Dan aku, adalah orang yang selalu merasa banyak sekali telah tertinggal. Tertinggal oleh laju waktu, tertinggal banyak jejak, tertinggal oleh kenangan dan tertinggal ratusan harapan. Bagaimana harus kuceritakan padamu? Adakah bahasa yang layak, adakah kalimat yang jangkau? Lihatlah, inilah aku: manusia yang kehilangan diri. Manusia yang berjalan menyusuri malam yang patah hati, dan hari-hari yang basah oleh harapan! Seperti November yang basah, Desember yang lembab, dan tahun-tahun yang akan segera dijelang banyak orang.

Di luar, seperti biasa, hujan membasahi Desember yang lembab. Orang-orang berkejaran menarik jemuran, membawanya masuk rumah, membiarkannya berangin-angin di ruang tengah. Mereka akan segera berkumpul, di meja ada teko dan cangkir-cangkir teh hangat. Mereka lalu menyalakan televisi, menertawai mimpi dan menghiba pada iklan-iklan. Dan begitulah, aku tetap di simpang jalan ini, berteduh sembari menghimpun tenaga. Tapi tak pernah lepas dari kerinduan.

19 November, 2010

Kafe: Manusia Pejalan

Aku sedang duduk di sebuah meja kafe. Setengah batang rokok di tangan, akan habis dalam dua atau tiga kali hisap lagi, dan aku tak ingin segera menghabiskannya.

Orang-orang di sekelilingku, mereka berbicara masing masing, dalam topik yang asing, suara yang samar dan tak ingin aku ketahui. Apa yang harus kulakukan di tengah bising dan hiruk mereka ini? Buku? Beberapa lembar baru saja aku mulai, tapi begitulah, aku adalah seorang pembosan. Kuhisap lagi setengah rokokku, sisa dua hisapan lagi. Sementara kopi di gelas putih di atas mejaku akan segera tandas dalam satu atau dua teguk. Aku tidak ingin beranjak. Aku tidak ingin mengakhiri duduk sore di kafe ini. Kukeluarkan biskuit bekal jalan-jalanku dari dalam tas. Kunikmati sendirian. Kuhisap lagi hisapan terakhir sebelum hisapan penghabisan.

16 October, 2010

Obat Rindu

ke mana aja kok gak pernah Nampak?
kapan nulis lagi, saya rindu tulisanmu?
hey ayo nulis lagi!
Susah sekali saya menjawab antologi pertanyaan semacam itu. Bahkan, saya kadang takut untuk menjawab, sebab yang muncul kebanyakan adalah apologi, pembelaan dan sikap mencari aman. Padahal, sesungguhnya saya tidak tahu, kepada siap mencari aman, untuk apa berapologi dan kenapa juga harus melakukan pembelaan. Dan kali ini, saya juga tak akan menjawab pertanyaan tersebut di atas, sebab sungguh, samasekali saya susah menjawabnya.

11 August, 2010

Saya, Tuhan dan Puasa


Entah sudah berapa tahun saya selalu mengikuti puasa, seingat saya, saya belajar puasa setengah  hari sejak usia 6 tahun. Waktu itu saya selalu berusaha untuk melewati hari yang penuh perjuangan dan melelahkan untuk sampai pada saat bedug magrib mulai ditabuh. Usia 7 tahun, saya sudah puasa full seingat saya. 

Sekarang saya sudah berusia 23 tahun, rasanya puasa kali ini adalah puasa yang saya renungi betul. Sebab saya sebenarnya sudah merdeka, tidak seperti dulu-dulu ketika kecil, saya menganggapnya sebagai sebuah perjuangan untuk meraih simpati teman-teman di sekeliling saya. Saya akan bangga bercerita dan memamerkan berapa jumlah hari saya bisa melampaui puasa secara full pada teman sebaya saya. Juga bagaimana saya meraih hati orang tua untuk kelak dibelikan baju lebaran dan diajak liburan keluarga.

19 June, 2010

Visualisasi Puisi


Iseng-iseng sambil belajar desain, saya akhirnya mencoba membuat visualisasi untuk sebuah puisi saya yang lumayan cukup lama. Judulnya "Dongeng Kejahatan", saya buat di tahun 2008. Berikut ini adalah gambarnya, silakan kawan-kawan blogger yang baik hati mengapresiasinya. Kalau gambarnya kurang terang atau kurang bisa terlihat, sila saja mampir di facebook saya untuk melihat gambarnya yang lebih terang dan jernih. Selamat mengapresiasi dan selamat berkarya juga. Semoga sehat selalu. :)

11 June, 2010

Kehidupan Batu Bata

Pernahkah kamu merasa, hidup begitu hambar dan tidak berarti? Saya yakin, pernah. Setidaknya dari beberapa cerita kawan saya dan banyak orang yang saya jumpai, bahwa sebagian orang memang pernah mengalami sebuah masa yang tak mengenakkan.

14 May, 2010

Puisi: O


Kerapkali harus kutunggu malam datang
mengirimkan kabut dan sepoi angin ke halaman rumahku
juga bisik-bisik ganjil yang kadang tak pernah bisa aku pahami
sebelum kutuliskan sebuah puisi padamu, ibu

11 May, 2010

Musikalisasi Puisi Saya

Beberapa waktu lalu saya menulis puisi. Lalu setelah cukup lama tidak mempublikasikan puisi di facebook, saya mempostingnya di suatu malam. Entah kenapa, malam itu saya ingin memposting lagi puisi-puisi saya. Belakangan ini saya sibuk menyelesaikan skripsi dan merampungkan novel saya yang berikutnya: Memburu Binatang jalang, yang saya rencanakan terbit bulan Mei ini.

12 April, 2010

Ritual Kesehatan: Sehat yang Indah

Ketika suhu badan saya makin meningkat dan tenggorokan mulai terasa aneh, maka saya akan segera merasa khawatir, sebab keadaan seperti itu akan segera mendatangkan sesuatu yang tidak saya sukai. Saya akan segra merasa sakit saat menelan makanan atau minuman dan disertai batuk atau flu. Hal tersebut biasanya menjadi penanda bagi saya, bahwa saya harus segera berhati-hati. sebab dengan sangat cepat, penyakit akan datang pada saya. Hingga akhirnya, setelah suhu badan semakin meningkat, batuk atau flu dan amandel, maka saya biasanya terkulai lemas dalam beberapa hari, mengurung diri di kamar, mengurangi jadwal begadang dan keluar siang atau malam. Saya akan segera sakit. Lalu barulah dalam sakit itu saya merasakan sesuatu yang sama sekali jarang saya pikirkan sebelumnya. Betapa indahnya sehat dan sungguh saya tidak suka menjadi lemah dan sakit.