
Orang-orang di sekelilingku, mereka berbicara masing masing, dalam topik yang asing, suara yang samar dan tak ingin aku ketahui. Apa yang harus kulakukan di tengah bising dan hiruk mereka ini? Buku? Beberapa lembar baru saja aku mulai, tapi begitulah, aku adalah seorang pembosan. Kuhisap lagi setengah rokokku, sisa dua hisapan lagi. Sementara kopi di gelas putih di atas mejaku akan segera tandas dalam satu atau dua teguk. Aku tidak ingin beranjak. Aku tidak ingin mengakhiri duduk sore di kafe ini. Kukeluarkan biskuit bekal jalan-jalanku dari dalam tas. Kunikmati sendirian. Kuhisap lagi hisapan terakhir sebelum hisapan penghabisan.